Senin, 13 Juli 2015

Hijab Syar'i


Assalamu'alaikum Ukhti,
Mumpung momentnya pas bgt, bulan Ramadhan, jadi pengen nulis dikit tentang pakaian wajib muslimah di seluruh dunia ini. Seperti kita tau, jilbab/hijab syar'i sekarang lagi nge-trend. Gak cuma ibu-ibu, bahkan remaja-remaja maba kekinian pun berlomba-lomba memakai jilbab syar'i. Artis-artis juga berlomba-lomba memperbaiki penampilannya dengan jilbab syar'i, seperti Lira Virna, yang dulunya kalo pake baju selalu seksoy mengundang syahwat, sekarang menutup aurat, gak tanggung-tanggung dia langsung memilih tampilan yang syar'i untuk kesehariannya. Shiren Sunkar, Indadari (istrinya Caesar YKS), Yulia Rahman, Peggi Melati Sukma, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya sih, trend jilbab syar'i ini mulai muncul tahun lalu, di tengah trend hijab pusing (hijab yang cara makenya puter sana-sini) yang dipopulerkan oleh para Hijaber's. Model hijab syar'i terlihat sederhana, tidak berlapis-lapis dan simple. 


Dilihat dari syariah Islam, memang jilbab seperti inilah yang wajib digunakan oleh muslimah yang sudah baligh, ditandai dengan sudah mengalami haid. Jilbab syar'i ini pakaian muslimah yang paling sempurna di mata Allah SWT. Ini sesuai dengan QS. Al-Ahzab: 59 (Allah berfirman: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh badan mereka”).

Nah, loh..."Berati kita yang jilbabnya masih gaul, salah dong? Yah...kalo pake jilbab yang panjang n gede gitu kan kelihatan kaya ibu-ibu, gak modis...".

Gini loh, jilbab itu kan pakaian panjang yang menutup seluruh badan (dari kepala hingga mata kaki), artinya harus bisa menutupi badan yang merupakan aurat wanita (aurat wanita itu seluruh badan, kecuali wajah dan telapak tangan). Jadi ya memang yang bener yang besar, longgar dan panjang. E...tapi..., ada syarat-syaratnya juga, sebuah jilbab dikatakan syar'i, antara lain:

  1. Menutupi seluruh badan
  2. Bahannya tebal, tidak tipis dan tidak transparan, karena maksud dari hijab kan menutup, kalo gak bisa menutup, ya namanya bukan hijab. 
  3. Jilbab gak boleh bersifat menghias atau berupa pakaian yang menyolok, yang berwarna menarik, sehingga bisa menimbulkan perhatian. Allah berfirman: “Dan tidak menampakkan perhiasan kecuali yang biasa tampak darinya” (QS; An Nur : 31).  Maksudnya adalah tidak boleh menampakkan perhiasan dengan sengaja, kl gak sengaja gak apa-apa. Trus kalo jilbab itu sendiri merupakan perhiasan, maka namanya bukan jilbab dan gak boleh dipakai, karena fungsi jilbab adalah menghalangi terlihatnya perhiasan terhadap bukan muhrim.
  4. Jilbab gak boleh sempit atau ketat. Gak boleh membentuk lekuk tubuh dan aurat (press body), jadi jilbab harus longgar dan lebar.
  5. Jilbab gak boleh pakai pewangi atau parfum.
  6.  Jilbab gak boleh menyerupai pakaian laki-laki. 
"Truss...gimana donk, padahal kan jilbab-jilbab yang dipake hijaber-hijaber itu lucu-lucu dan bikin cantik, gaul, trendi, keren..."
Yah, kalo menurut saya sih itu sudah jadi hak  asasi masing-masing. Mau tampil gaul, trendi, cantik, dipuja-puji banyak orang ato menyederhanakan penampilan dan bersahaja?
Teman saya, Arum, setelah memutuskan berhijab syar'i malah ketok ayu, kalem, auranya keluar, dan malah rapi. Sebelumnya, dia kalo pake jilbab gaul malah suka kliatan tukumbrul n jilbabnya miring kesana-sini. Setelah berhijab syar'i hidung bangirnya jadi lebih kliatan, alisnya yang tebel ketok bagus, Arum jadi kaya prempuan blasteran arab, cantik banget. Saya sendiri sedang mencoba belajar menyederhanakan penampilan, apalagi basically saya itu agak suka yang gonjreng dan gak biasa. Belum lagi suami kadang bilang, saya kurang cocok, katanya keliatan gendut dan kaya emak-emak. Tp kan biasanya memang begitu, melakukan hal baik itu godaannya banyak, mulai dari diketawain orang, diledekin, dibilang jelek, gak cocok, gak pantes, sehingga bikin kita goyah dan gak jadi-jadi melakukannya. Lain kalo kita melakukan hal buruk, malah seolah-olah mendapatkan banyak pendukung. Prinsip saya sih, asal berubah jadi lebih baik let's do it 'n go on! Sebenernya kalo kita mau berpikir lebih dalem, banyak banget dampak positif dari berpakaian syar'i:
  1. Terhindar dari zina, gak mungkin donk kl kita jalan dengan pakaian bagus dan menutup aurat kita disuit-suit sama cowok-cowok gak jelas, gak mungkin juga mereka tiba-tiba deketin kita trus berbuat kurang ajar, kaya nowel-nowel, colek-colek dan sebagainya.
  2. Terhindar dari fitnah, gak mungkin donk kalo kita sehari-hari berpakaian bagus, sopan dan menutup aurat, kita digosipin tukang dugem, wanita penggoda dll. Karena gak mungkin kan kita dugem pake jilbab syar'i dan yg pasti gak mungkin om-om genit melotot liat mbak-mbak pake jilbab syar'i.
  3. Menjaga tingkah laku, otomatis ketika pakaian kita bagus dan menutup aurat teman2 kita yg doyan dugem segan mengajak kita berbuat hal2 kurang berguna, sebaliknya orang-orang dgn niat baik akan dgn senang hati mendekati dan membantu kita. Lingkungan yang baik akan membentuk kepribadian yg baik pula.
  4. Terhindar dari niat jahat, jilbab syar'i kan menutupi perhiasan yang kita pakai,jd mskipun di dalem kita pake anting-anting segede biji kolang-kaling ato di leher kita pake kalung emas seberat 50 gram, gak akan kliatan dr luar, selain itu menghindarkan kita dr sifat pamer atau riya' dan otomatis menghindarkan kita dari sasaran orang-orang yang iri atau dengki.
  5. Insyaallah masuk surga, karena beneran deh pakai jilbab itu bisa menjaga tingkah laku kita, jilbab itu semacem alarm pengingat kl kita mau melakukan hal-hal buruk, mendorong kita untuk jadi pribadi yang lebih baik
That's all pemirsah, mari sama-sama saling mendoakan, semoga saya dan muslimah-muslimah lainnya tetap istiqomah belajar menjadi lebih baik. Dan semoga Hijab Syar'i tidak hanya jadi trend sesaat.

ini waktu masih gaul





this is now

Tidak ada komentar:

Posting Komentar